Showing posts with label Office. Show all posts
Showing posts with label Office. Show all posts

Wednesday, December 2, 2015

Cara Asik Menggunakan Fungsi Convert pada Excel

Aplikasi Excel memang istemewa, makanya pihak Microsoft menyebutnya Excel! Singkatan dari Excellent!

Kali ini saya mengetengahkan tips dan trik menggunakan fungsi Convert. Fungsi Convert pada Excel adalah rumus yang terdapat pada Microsoft Excel yang fungsinya untuk mengkonversi suatu satuan unit baik satuan jarak, satuan berat, maupun satuan waktu. Misalnya 1000 meter dapat dikonversikan dengan satuan Kilometer menjadi 1 Kilometer (Km).

Pada dasarnya penulisan rumus konversi harus memenuhi argumen fungsi seperti urutan ini: =convert(number;from_unit;to_unit)

Untuk menggunakan fungsi Convert, lakukan langkah sebagai berikut:

  1. Siapkan tabel sesuai kebutuhan, sebagai contoh di bawah ini.
  2. Untuk mengetahui data pada kolom "Result" posisikan pointer di cell E5, lalu masukkan rumus =CONVERT(C5,”m”,”mm”) lalu hasilnya akan seperti berikut:


Catatan:

  1. Karena nilai pada kolom C5 1000 (meter) maka hasil konversi pada kolom E5 = 1.000.000 mm
  2. Kolom E6 diperoleh dengan rumus =Convert(C6,"m","cm"), dan seterusnya.


Informasi lebih lanjut bisa klik link di bawah ini:

Cara Asik Memanfaatkan Fungsi Excel untuk Mengetahui Jatuh Tempo Pensiun Pegawai

Menghimpun dan mengolah data bagi sebagian orang memang membosankan, Namun tidak bagi mereka yang memiliki kemauan dan kemampuan mengolah data dengan bantuan teknologi komputer.

Teknologi komputer hadir tidak sekedar mengganti mesin tik, namun lebih dari itu jika orang mengetahuinya, salah satu contoh sederhana adalah untuk melakukan proyeksi (perkiraan).

Coba bayangkan jika Anda bekerja di unit yang mengurusi kepegawaian (sumber daya manusia), ketika atasan atau pimpinan menanyakan berapa banyak pegawai yang akan pensiun dalam tahun tertentu?

Dengan aplikasi MS Excel, pertanyaan pimpinan tadi dpat anda jawab dengan rumus/fungsi MS Excel EDATE dan EOMONTH. Kedua fungsi MS Excel ini dapat kita gunakan untuk mengetahui berapa jumlah pegawai yang akan memasuki masa pensiun.

Agar anda mengetahui perkiraan pensiun pegawai, data pokok yang wajib ada adalah data tanggal lahir pegawai dan peraturan batas usia pensiun (BUP) sesuai peraturan perundang-undangan atau peraturan perusahaan setempat. Maka dari itu buatlah tabel yang memuat data dimaksud, seperti contoh berikut:


Kolom yang diarsir berwarna biru merupakan kolom data Jatuh Tempo Pensiun yang secara otomatis terbaca ketika data tanggal lahir dientri / diisi.

Penerapan Fungsi EDATE dan EOMONTH

  1. Buatlah tabel sesuai kebutuhan namun jangan lupa menyediakan kolom untuk Data Tanggal Lahir pegawai, Batas Usia Pensiun (BUP), dan kolom Jatuh Tempo Pensiun
  2. Untuk mengetahui secara otomatis Perkiraan Pensiun (contoh di atas kolom S, maka pada cell R6, ketik fungsi Excel =EDATE(O6;Q6*12). O6 mengacu data tanggal lahir (18 Mei 1955), sedangkan Q6 mengacu peraturan BUP (60), maka secara otomatis perkiraan pensiun pegawai tersebut jatuh pada 18 Mei 2015. Sedangkan, kapan Pegawai tersebut pensiun (bebas tugas sebagai pegawai) jatuh pada 1 Juni 2015. Perlu diketahui, ketentuan dalam peraturan pensiun PNS, ia akan pensiun 1 bulan setelah BUP. BUP pegawai tersebut adalah 60, sesuai jenis pekerjaan/jabatan sebagai guru. Peraturan BUP guru adalah 60, dihitung sesuai tanggal lahir.
  3. Untuk mengetahui secara otomatis kapan pegawai pensiun atau purna bakti (bebas tugas jabatan PNS)? Gunakan fungsi EOMONTH. Secara aplikatif, anda dapat menuliskan fungsi tersebut pada formula bar. Insert function (fx) =EOMONTH(R6;0)+1. 
  4. R6 akan mengacu kepada data / kolom Perkiraan Pensiun, yaitu Cell R6. Sehingga sistem membaca data tersebut, dari data BUP (Kolom Q6) dan kolom R6 (10 Mei 2015) maka akan menghasilkan informasi yang tepat sesuai peraturan PNS, maka jatuh tempo pensiun pegawai di atas adalah 1 Juni 2015 di kolom Jatuh Tempo pensiun (khususnya cell S6)


Informasi lebih lanjut bisa klik link di bawah ini:

Cara Asik Menyiasati Teks Hasil Copy-Paste dari File PDF

Yang akan saya bahas kali ini juga sering Anda alami. Ketika suatu saat, Anda mengcopy-paste naskah atau teks dari file PDF, teksnya berantakan, Ada lagi jika teks atau naskah file PDF dikonversi ke Word atau aplikasi office lainnya, teksnya berantakan, pengaturan margin kertas juga berantakan.

Tidak perlu bingung, silahkan lakukan trik saya seperti yang pernah saya tulis sebelumnya [klik]


Informasi lebih lanjut bisa klik link di bawah ini:

Tuesday, April 21, 2015

Tampilan Kolom Excel Berubah Menjadi Angka: Bagaimana Mengembalikannya ke Normal?

Hhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh! Saya sempat stress, ketika mengadakan pengumpulan data dari ratusan sekolah, tiba-tiba salah satu dari operator dapodik mengirimkan data dengan tampilan muka Excel berbeda. Karena stress, dan emosional maka kemampuan teknis menjadi terpengaruh dan itu berdampak buruk pada kinerja (prestasi). Kok bisa?  

Berikut sedikit ulasan tentang kecerdasan emosional.

Kercerdasan emosi  yang  ada pada diri seseorang  adalah mencakup pengendalian diri, semangat,  ketekunan,  serta  kemmpuan  untuk  memotivasi  diri  sendiri.  Bila  seseorang  dapat memotivasi  diri  sendiri  memunkinkan  kinerja  yang  tinggi  dalam  segala  bidang  pekerjaan. Kecerdasan  emosi  adalah  kecakapan  hasil  belajar  yang  menghasilkan  hasil  kinerja  yang menonjol.  Inti kecakapan  ini  adalah  2  kemampuan  yaitu  empati,  adalah  dapat  memahami perasaan  orang  lain dan  ketrampilan  social  adalah  mampu  mengelola  perasaan  orang  lain dengan baik. Goleman, (2001)

Selain  faktor kecerdasan emosi  hal  yang  dapat  mempengaruhi   kinerja  karyawan  adalah  stres  kerja.  Stres kerja  dapat  membuat  seorang  karyawan  dapat  meduakan  pekerjaanya.  Stres  yang  dialami seseorang  bisa  dari  dalam  perusahaan  atau  luar  perusahaan. Indikator  stres  kerja  menurut Cooper sebagaimana dikutip oleh Veithzal & Deddy Mulyadi (2009) yaitu :
1.Kondisi Pekerjaan
2.Stres karena peran
3.Faktor interpersonal
4.Perkembangan karier
5.Struktur organisasi
6.Tampilan rumah-pekerjaan
 

Menurut Adi   (2000), stres dapat bersifat positif maupun negatif. Stres  yang bersifat positif disebut eutres yakni mendorong manusia untuk lebih dapat berprestasi, lebih tertantang  untuk menyelesaikan  masalah-masalah  yang  dihadapinya,  sebaiknya  stress  yang berlebihan dan bersifat merugikan atau negatif  yang disebut distress yaitu tekanan yang menimbulkan berbagai macam gejala  yang  umumnya  merugikan  kinerja  karyawan.  Gejala-gejala distress antara  lain adalah gairah kerja menurun, sering membolos atau tidak masuk kerja, tekanan darah tinggi, gangguan  pada  alat  pencernaan,  dan  lain  sebagainya  yang  dipublikasikan  dalam  jurnalnya yang menujukan bahwa stres kerja yang sangat tinggi berakibat negatif terhadap kinerja. Hal ini  didukung  dengan  penelitian  Rosidah    (2003)  dalam  temuanya,  menunjukan  ada  korelasi negatif  antara  stres  kerja  dengan  kinerja pada  karyawan,  yang  berarti  semakin  tinggi  stres kerja maka akan semakin rendah kinerja karyawan.

Baiklah, itulah alasan mengapa stress saya sedikit mengganggu kinerja saya selaku pekerja (karyawan).

Kembali ke masalah persoalan yang tertuang dalam judul di atas. Permasalahannya sebenarnya tidak begitu berat. Cuma karena stress mengganggu, sehingga hal yang sepele pun menjadi berat. Okelah, aklhirnya saya bawa nyantai. Masalahnya bagaimana mengembalikan tampilan kolom Excel yang berubah menjadi angka menjadi defalut. Berikut tatacaranya.
Bagaimanakah Mengembalikan Tampilan Kolom MS Excel ke tampilan Default (Normal)?
Inilah tampilan MS Excel yang sedikit membuat distress ketika tumpukan pekerjaan setinggi gunung di meja saya.

Gambar 1: Tampilan Kolom Excel Menjadi Angka

Cara mengembalikannya ke tampilan default adalah begini:
  • Dari worksheet yang sedang aktif, klik menu File, pilih Options, selanjutnya akan tampil jendela Excel Options (Gambar 3)
Gambar 2: Menu File - Options
  • Dari jendela Excel Options berikut, pilih sumbenu Formulas.
    Gambar 3: Jendela Excel Options


    • Selanjutnya masih dari jendela yang sama, hilangkan tanda centang pada opsi R1C1 reference style. 

    Gambar 4: Menghilangkan tanda centang untuk mengembalikan default tampilan Excel
    Hasilnya seperti berikut.
    Tampilan Default Excel
      

Monday, July 15, 2013

Membuat Menu Ukuran Kertas (Paper Size) Sesuai Kebutuhan pada Windows 7

Bekerja di kantor birokrasi pemerintahan seperti pemerintah daerah, terkadang kita harus menyiapkan kertas setengah folio atau ukuran yang lebih kecil lagi, untuk keperluan mencetak naskah pidato Bupati/Walikota/Gubernur, dan keperluan lainnya seperti slip gaji, blangko memo, dan sebagainya. Sayangnya, Windows tidak menyediakan ukuran kertas sesuai kemauan kita sendiri.
Namun demikian, windows menyediakan menu untuk men-setting ukuran kertas cetak Custom Size. Kali ini saya mencoba men-setting Custom Size untuk naskah pidato Bupati. Bagi pembaca yang sudah membaca posting saya tentang bagaimana mencetak dengan scaling, seharusnya tulisan ini sebagai pendahulunya. Artinya, sebelum saya memposting artikel tersebut, seharusnya saya memposting tulisan ini terlebih dulu.
Berikut ini langkah-langkah untuk setting kertas dengan Custom Size di Windows XP. Bukan berarti saya tidak suka Windows 7, tapi memang laptop saya terlalu sayang dengan XP, sehingga tidak doyan diinstal atau migrasi ke Windows 7. 
  • Sebelum setting dilakukan, jika di komputer Anda terinstal lebih dari satu jenis printer, biasanya secara default, setting berlaku untuk printer yang berstatus default printer.
  • Pertama Navigasikan mouse ke Start >> (Control Panel) >> Printers and Faxes
  • Kedua, Dari jendela baru yang tampil, pilih File >> Server Properties (lihat gambar di bawah ini). Pada Windows 7 : Start >> Printers and Faxes >> pilih Printer yang terinstal pada bidang Printers and Faxes >> klik tab Print server properties.
  • Ketiga, setelah muncul menu Print Server Properties. Dari tab Forms, beri tanda centang pada Create a new form. Karena saya ingin membuat menu untuk ukuran kertas naskah pidato, maka saya beri nama NaskahPidato. Jangan lupa menyimpannya dengan menekan tombol Save Form.
  • Pada bidang Form description (measurements), pilih ukuran (Units) pada opsi English.
  • Untuk menentukan ukuran kertas cetak, saya menggunakan setengah folio (folio dibagi dua) sehingga saya dapatkan ukuran kertas lebar (width) 16,51 cm dan tinggi (Height) 21,51 cm. Karena permintaannya dalam satuan inch, maka saya konversikan bisa secara manual (menggunakan penggaris) maupun secara digital dari situs Unit Converter. Hasilnya Width: 6,30 inch dan Height 8,27 inch. Begitu juga untuk ukuran Printer area margins, masing-masing 2 cm atau 0,79 inch.

  • Sekarang Anda telah selesai men-setting. Klik Close untuk mengakhirinya.
Cobalah sekarang Anda buka salah satu dokumen Word, dan silahkan setting Page Setup. Pada jendela Page Setup, dari tab paper telah tersedia menu NaskahPidato.

Untuk menyusun naskah pidato, Anda juga bisa mengetik naskah dengan huruf kapital ukuran 14 pt di atas kertas ukuran A4, Legal ataupun Letter, 5 hingga 10 halaman (naskah pidato Bupati/Walikota/Gubernur bahkan Presiden biasanya paling banyak 10 lembar), kemudian dicetak dengan kertas ukuran kecil (½ folio) atau menurut ketentuan yang berlaku.

Nah, Anda tinggal potong kertas folio menjadi dua, letakkan di tray printer. Lakukan pencetakan dengan Scaled Printing seperti yang pernah saya posting di blog ini. 

Selamat bekerja.

Cara Membuat Daftar Isi Otomatis (TOC) MS Word

Shobat blogger dan pembaca budiman, tulisan di bawah ini merupakan koleksi "buku mini" yang pernah saya susun. Yang di bawah ini merupakan tulisan jadul (jaman dulu), ketika gara-gara saya kehabisan isi dompet untuk membeli pulsa. Hehehee........... maka jadilah buku mini ini.

"Buku mini" ini saya tulis tahun 2010 lalu, dan saya tujukan bagi pembaca yang masih memakai aplikasi MS Word Tahun 2003. Nah, kenapa baru sekarang diposting?
Jawaban saya sederhana: Saya baru "bangun tidur dari ngeblog". Sudah lama saya tidak ngeblog. Maka kesempatan inilah untuk membangun kembali semangat menulis melalui blog.

Dan, di bawah ini tulisan saya yang saya format menjadi PDF, lalu saya upload di Scribd. Silahkan dikomentari, ya...

Membuat Daftar Isi Otomatis..Cover Versi Mtpwk Undip

Monday, July 8, 2013

Cara Menghilangkan Tanda Anak Panah pada Icon Shortcut pada Desktop

Tampilan icon shortcut pada desktop biasanya ditandai dengan gambar anak panah. Keberadaan tanda anak panah sebenarnya menunjukkan bahwa itu berarti shortcut. Cobalah anda meletakkan file (tipe apasaja) di desktop, file anda tersebut tidak akan ditandai dengan anak panak. Coba bandingkan gambar di bawah ini.


Gbr Icon di Desktop 'default'
Gambar atau icon yang terarsir merupakan file yang saya letakkan di desktop. Sedangkan icon-icon yang berada di kanannya (bertanda anak panah) merupakan short-cut. Sebenarnya keberadaan tanda anak panah tersebut ada ataupun tidak, tidak berpengaruh apa-apa. Namun jika anak panah tersebut dihilangkan, mungkin akan tampak lebih indah dipandang mata. Untuk menghilangkan tanda anak panah tersebut, caranya seperti di bawah ini:

1. Masuk ke jendela Registry Editor: Tekan kombinasi tombol Windows + R pada keyboard
2. Ketiklah regedit, tekan Enter
3. Klik HKEY_CLASSES_ROOT\LNKFILE 
4. Pada panel sebelah kanan hapus (delete) key IsShortcut
5. Tutup jendela registry editor
6. Restart komputer Anda. Berikut hasilnya
Gbr. Icon di Desktop setelah eliminasi kode IsShortcut
Selamat mencoba.

Monday, December 27, 2010